Sunday, 17 February 2013

PANTAI AIR MANIS DI PADANG, SUMATERA BARAT



Siapa yang tidak pernah mendengar tentang cerita Malin Kundang, seorang anak durhaka yang tidak mau mengakui ibunya yang kemudian dikutukklah ia menjadi batu. Cerita ini adalah salah satu cerita rakyat Indonesia yang sangat popular ditelinga kita. Pertanyaannya??Darimanakan cerita ini berasal?Kalau kalian menjawab dari Padang Sumatera Barat.. Yaa kalian benar, tetapi dimanakah letak pastinya Malin Kundang menjadi sebuah batu?Pasti kalian bertanya – tanya dimana tepatnya dulu peristiwa tersebut terjadi….
            Sebenarnya tempat peristiwa Malin Kundang adalah di Pantai Air Manis. Pantai ini terletak 15 km dari pusat kota Padang, tepatnya di Kecamatan Teluk Kabung, Kabupaten Padang. Sekalipun nama pantai ini Pantai Air Manis tetapi rasa air laut tidak seperti yang kalian pikirkan. Tetap saja berasa asin seperti air laut lainnya, hehe.. Cerita rakyat masyarakat Padang tentang Malin Kundang yang dikutuk menjadi batu oleh ibunya ternyata memang terdapat bukti – bukti yang nyata adanya. Setiap pengunjung yang datang ke Pantai Air Manis, kawasan batu Malin Kundang menjadi tempat pertama yang disambangi. Memang benar ada sebuah batu yang berbentuk seperti manusia yang bersujud, disekitar batu tersebut pun terdapat bentuk kapal dan semua isi perlengkapannya yang sudah membatu. Menurut warga sekitar, dulu memang di kawasan tersebut kapal Malin Kundang bisa dilihat dengan utuh. Tetapi karena bertahun – tahun terkikis oleh ombak laut, maka hanya sedikit bagian kapal yang masih terlihat beserta batu Malin Kundang di atasnya.
            Disisi lain, keindahan ombak yang bergulung – gulung serta pemandangan Gunung Padang menambah pesona Pantai Air Manis bagi masyarakat Padang dan wisatawan yang datang baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sekitar 500 m dari lokasi batu Malin Kundang berada, terdapat Pulau Pisang Kecil di seberang pantai. Dengan hanya berjalan kaki melewati air yang tidak terlalu dalam, wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai dan laut yang indah dengan disediakan pondok – pondok kecil di sepanjang Pulau Pisang Kecil. Selain itu dari tepi Pantai Air Manis pula, wisatawan dapat berangkat ke Pulau Sikuai dengan waktu tempuh 2.5 jam menggunakan perahu. Pulau Sikuai yang terkenal dengan pasirnya yang putih bersih menawarkan berbagai macam wisata air, seperti surfing dan diving. Jangan lupa untuk membeli cinderamata berupa terumbu karang dan kerang dengan berbagai bentuk dan ukuran yang dijual dengan harga berkisar Rp 5.000 – 50.000, serta kaos – kaos khas Sumatera yang dijual kios – kios di sepanjang Pantai Air Manis.
            Dalam pengembangan kawasan wisata di Pantai Air Manis, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang menganggarkan dana renovasi sebesar Rp 2 miliar dalam APBD 2013. Alokasi dana tersebut digunakan untuk merenovasi fasilitas yang ada dan batu Malin Kundang sebagai ikon pantai tersebut yang rusak akibat tergerus abrasi pantai. Selain Pantai Air Manis, Disbudpar Kota Padang juga akan melakukan perbaikan di obyek wisata Pantai Padang, Gunung Padang, serta Pasir Jambak dengan anggaran Rp 7 miliar. Meningkat 100 persen dari tahun 2012. Dengan memperbaiki dan merenovasi beberapa infrastruktur yang rusak di obyek wisata tersebut, diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Padang.  Selain itu dibutuhkan juga promosi untuk mengenalkan obyek wisata Kota Padang ke masyarakat luas baik di dalam maupun luar negeri.  Terutama wisata yang terdapat nilai historisnya, seperti Pantai Air Manis dengan cerita rakyatnya Malin Kundang.

Sumber referensi :
www.pasirpantai.com
www.kompas.com